Kuswidyawati Novasari, Nova (2026) LAPORAN KARYA ILMIAH AKHIR NERS PENERAPAN EDUKASI BERBASIS VIDEO DSME PADA KELUARGA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN MANAJEMEN KESEHATAN KELUARGA TIDAK EFEKTIF: DIABETES MELLITUS DI DESA KARANGANOM KLATEN. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.
|
Text
KIAN_Kuswidyawati Novasari Hal Depan.pdf Download (615kB) |
|
|
Text
KIAN_Kuswidyawati Novasari_BAB 1.pdf Download (39kB) |
|
|
Text
KIAN_Kuswidyawati Novasari_BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (334kB) |
|
|
Text
KIAN_Kuswidyawati Novasari_BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (91kB) |
|
|
Text
KIAN_Kuswidyawati Novasari_BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (136kB) |
|
|
Text
KIAN_Kuswidyawati Novasari_BAB 5.pdf Download (19kB) |
|
|
Text
KIAN_Kuswidyawati Novasari_Lampiran.pdf Download (1MB) |
Abstract
Diabetes Self Management (DSM) adalah pendekatan penting dalam pengelolaan diabetes tipe 2 untuk meningkatkan kontrol gula darah dan mencegah komplikasi jangka panjang. Study kasus ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen kesehatan keluarga pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 melalui edukasi berbasis video tentang Diabetes Self-Management Education (DSME) pada keluarga pasien di Desa Karanganom. Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif adalah masalah keperawatan yang muncul dan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterlibatan keluarga dalam mendukung pengelolaan diabetes pasien. Edukasi diberikan melalui media video yang mencakup tujuh perilaku perawatan diri diabetes menurut American Association of Diabetes Education and Support (ADCES), yaitu pengaturan pola makan, pemantauan gula darah, aktivitas fisik, minum obat, pemecahan masalah, koping sehat, dan pengurangan risiko. Hasil dari pelaksanaan edukasi berbasis video DSME menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan keluarga tentang pengelolaan diabetes. Keluarga Tn.T mengalami peningkatan pengetahuan dari 58,24% menjadi 87,36%, dengan kenaikan 29,12%. Keluarga Tn.P menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 49,92% menjadi 83,2%, dengan kenaikan 33,28%. Secara keseluruhan, rata-rata kenaikan pengetahuan antara kedua keluarga adalah 31,2%, yang menunjukkan perubahan dari kategori Cukup menjadi kategori Baik. Keluarga sekarang lebih memahami pentingnya pengaturan pola makan, pemantauan gula darah, serta aktivitas fisik, dan mereka juga lebih terlibat dalam mendukung pasien untuk mengelola diabetes secara mandiri. Edukasi berbasis video DSME terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dan memperbaiki pengelolaan diabetes oleh pasien. Dengan melibatkan keluarga secara aktif dalam proses edukasi, pengelolaan diabetes dapat lebih optimal, mengurangi komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | S1 Profesi Ners > Keperawatan Keluarga |
| Divisions: | Profesi Ners > |
| Depositing User: | Kuswidyawa Novasari . |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 07:07 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 07:07 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2863 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

