STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN AKTIVITAS PATOLOGIS DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA

Valerian Dafa Saputra, Dafa (2026) STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN AKTIVITAS PATOLOGIS DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA. Diploma thesis, STIKES PANTI RAPIH.

[img] Text
KTI DAFA_SAMPUL(1).pdf

Download (818kB)
[img] Text
KTI DAFA_BAB I.pdf

Download (113kB)
[img] Text
KTI DAFA_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (264kB)
[img] Text
KTI DAFA_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (84kB)
[img] Text
KTI DAFA_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (163kB)
[img] Text
KTI DAFA_BAB V.pdf

Download (81kB)
[img] Text
KTI DAFA_ LAMPIRAN .pdf

Download (519kB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau keduanya. Komplikasi seperti neuropati perifer, selulitis, dan ulkus diabetik dapat menyebabkan nyeri, keterbatasan aktivitas, serta meningkatkan risiko jatuh. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi.subjek penelitian dengan Tn. A dengan usia 45 tahun dengan diagnosa selulitis et ulkus pedis kanan kiri. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami nyeri pada kedua kaki akibat ulkus diabetik dan selulitis, serta keterbatasan dalam melakukan aktivitas karena nyeri yang dirasakan. Berdasarkan hasil pengkajian, diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah Nyeri Akut dan Risiko Jatuh. Intervensi keperawatan meliputi manajemen nyeri, pemantauan kondisi pasien, pencegahan risiko jatuh, edukasi Kesehatan. Kesimpulan: Pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dengan Diabetes Melitus Tipe 2 yang mengalami gangguan aktivitas patologis menunjukkan bahwa penerapan intervensi keperawatan sesuai diagnosis yang ditegakkan, yaitu Nyeri Akut dan Risiko Jatuh, dapat membantu mengurangi keluhan pasien serta meningkatkan keamanan selama menjalani perawatan. Meskipun demikian, terdapat kesenjangan antara teori dan praktik, di mana diagnosis Intoleransi Aktivitas dan Gangguan Mobilitas Fisik yang secara teori relevan dengan kondisi pasien tidak ditegakkan dalam praktik klinis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: DIII Keperawatan > Penyakit Dalam
STIKes Panti Rapih Yogyakarta > DIII Keperawatan > Penyakit Dalam
BKD Dosen > STIKes Panti Rapih Yogyakarta > DIII Keperawatan > Penyakit Dalam

STIKes Panti RApih Yogyakarta > Diploma Tiga Keperawatan
Depositing User: Valerian Dafa Saputra
Date Deposited: 22 Jul 2026 04:21
Last Modified: 22 Jul 2026 04:21
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3071

Actions (login required)

View Item View Item