Susanti, Susanti (2026) PENGARUH TINDAKAN CLOSED SUCTION DENGAN HIPEROKSIGENASI TERHADAP PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN YANG MENGGUNAKAN VENTILASI MEKANIK DI ICU RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (813kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (518kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (731kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (866kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (787kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (488kB) |
|
|
Text
DAFPUS-LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Tindakan closed suction pada pasien yang menggunakan ventilasi mekanik dapat menyebabkan perubahan oksigenasi akibat manipulasi jalan napas selama prosedur. Hiperoksigenasi sebelum suction merupakan salah satu strategi untuk membantu mempertahankan oksigenasi pasien selama tindakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tindakan closed suction dengan hiperoksigenasi terhadap perubahan saturasi oksigen (SpO₂) pada pasien yang menggunakan ventilasi mekanik di ICU RS Panti Rapih Yogyakarta. Penelitian kuantitatif dengan desain pretest post test dilakukan pada 20 pasien yang menggunakan ventilasi mekanik. Hiperoksigenasi diberikan menggunakan FiO₂ 100% selama 2 menit sebelum tindakan closed suction. SpO₂ diukur sebelum hiperoksigenasi, setelah hiperoksigenasi sebelum suction, selama suction, dan lima menit setelah tindakan. Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan dilanjutkan Wilcoxon Signed-Rank Test. Sebagian besar responden berusia ≥60 tahun (85%), berjenis kelamin laki-laki (61%), dengan diagnosis terbanyak penyakit kardiovaskular (45%) dan karakteristik sekret mukoid (70%). Rata-rata SpO₂ sebelum hiperoksigenasi sebesar 97,70%, meningkat menjadi 99,70% setelah hiperoksigenasi, menurun menjadi 98,30% selama closed suction, dan meningkat kembali menjadi 99,20% lima menit setelah tindakan. Uji Friedman menunjukkan terdapat perubahan bermakna pada keempat waktu pengukuran (p<0,001). Terdapat perbedaan nilai SpO₂ yang bermakna pada empat waktu pengukuran. Hiperoksigenasi diikuti peningkatan SpO₂, terjadi penurunan selama closed suction, kemudian SpO₂ meningkat kembali lima menit setelah tindakan. Hiperoksigenasi dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari persiapan closed suction, dengan pemantauan SpO₂ secara kontinu selama dan setelah tindakan. Kata kunci: closed suction, hiperoksigenasi, SpO₂, ventilasi mekanik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Susanti . . |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 08:29 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 08:29 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3203 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

