Adi, Aurelia Thessa Juliana (2026) Pengaruh Perbandingan Tepung Kacang Hijau Dan Tepung Kedelai Terhadap Karakteristik Kimia, Fisik Dan Organoleptik Formula Enteral Diabetes Melitus Tipe 2. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.
|
Text
Cover.pdf Download (861kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (422kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (387kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (498kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (189kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Lampiran .pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang memerlukan pengaturan asupan makanan, termasuk pemenuhan serat pangan. Formula enteral berbasis bahan pangan lokal dapat menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan gizi pasien diabetes melitus tipe 2. Tepung kacang hijau dan tepung kedelai merupakan bahan pangan nabati yang mengandung serat serta dapat dimanfaatkan dalam pengembangan formula enteral. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan tepung kacang hijau dan tepung kedelai terhadap karakteristik kimia, fisik, dan organoleptik formula enteral diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan rancangan acak lengkap (RAL), terdiri atas tiga perlakuan dan tiga kali pengulangan. Formula yang diuji meliputi E1 (50:15), E2 (55:10), dan E3 (60:5), serta E0 (diabetasol) sebagai kontrol. Karakteristik kimia yang diuji adalah kadar serat pangan, karakteristik fisik berupa viskositas, sedangkan karakteristik organoleptik meliputi kenampakan, tekstur, citarasa, aftertaste, dan kesukaan keseluruhan. Data karakteristik kimia dan fisik dianalisis menggunakan ANOVA dilanjutkan uji Duncan, sedangkan data organoleptik dianalisis menggunakan uji Friedman dan Wilcoxon. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh perbandingan tepung kacang hijau dan tepung kedelai terhadap kadar serat pangan dengan nilai p=0,000. Kadar serat pangan tertinggi terdapat pada E3 sebesar 3,285±0,033, sedangkan terendah pada E2 sebesar 2,799±0,038. Viskositas juga menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,000), dengan nilai E1 sebesar 553,67±1,528 cP, E2 sebesar 399,33±2,517 cP, dan E3 sebesar 800,33±13,051 cP. Hasil uji organoleptik menunjukkan adanya pengaruh signifikan pada seluruh parameter dengan p=0,000. Formula E0 memperoleh tingkat penerimaan tertinggi, sedangkan E1 cenderung memperoleh nilai terendah. E2 dan E3 menunjukkan tingkat penerimaan yang relatif serupa pada beberapa parameter. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung kacang hijau dan tepung kedelai berpengaruh terhadap karakteristik kimia berupa kadar serat pangan, karakteristik fisik berupa viskositas, serta seluruh karakteristik organoleptik formula enteral diabetes melitus tipe 2. Kata kunci: Diabetes melitus tipe 2; formula enteral; tepung kacang hijau; tepung kedelai; serat pangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | S1 Gizi > Makanan dan Bahan Makanan |
| Divisions: | Prodi S1 Gizi |
| Depositing User: | Aurelia Thessa Juliana Adi |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 02:08 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 02:08 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3252 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

