PENGARUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DUSUN GRUBUG JATISARONO NANGGULAN KULON PROGO

Rica Yagi Puspita Mukti, Rica (2026) PENGARUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DUSUN GRUBUG JATISARONO NANGGULAN KULON PROGO. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH.

[img] Text
BAB 1.pdf

Download (231kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (331kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (269kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (394kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (184kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (3MB)

Abstract

Proses penuaan menyebabkan berbagai perubahan fisiologis, salah satunya pada sistem kardiovaskular yang meningkatkan risiko terjadinya hipertensi pada lansia.Di Dusun Grubug, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo memiliki jumlah lansia hipertensi terbanyak di Kapanewon Nanggulan, namun penatalaksanaannya masih banyak menggunakan terapi farmakologis dan masih banyak lansia yang tidak rutin minum obat. Oleh karena itu, terapi relaksasi otot progresif dan nafas dalam merupakan upaya yang penting diberikan kepada lansia yang menderita hipertensi sebagai terapi tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif dan nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi di Dusun Grubug, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia hipertensi yang berusia 60-75 tahun. Sampel penelitian berjumlah 32 lansia hipertensi yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi diberikan terapi relaksasi otot progesif dan nafas dalam sedangkan kelompok kontrol hanya diberikan terapi nafas dalam. Tekanan darah diukur sebelum dilakukan intervensi hari ke 1 dan sesudah dilakukan intervensi pada hari ke 5. Uji statistic yang digunakan yaitu Mann Withney dengan hasil penelitian menunjukkan nilai p value 0,006 dan 0,033 dimana nilai p value <0,05, yang berarti terdapat perbedaan rerata tekanan darah sistolik dan diastolik (post) yang signifikan pada responden kelompok intervensi dan kontrol.pada lansia hipertensi di Dusun Grubug, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan melakukan pemberian terapi relaksasi otot progesif dan nafas dalam sebaiknya dilakukan sehari 2 kali (pagi dan sore) untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif terhadap penurunan tekanan darah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Rica Yagi Puspita Mukti
Date Deposited: 18 Feb 2026 06:56
Last Modified: 18 Feb 2026 06:56
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2860

Actions (login required)

View Item View Item