STUDI ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN GANGGUAN OKSIGENASI PATOLOGIS LOWER RESPIRATORY TRACT INFECTION DI CB2RA RSPR YOGYAKARTA

ALBERTHA JENIVA QUINTANIA SASI, ALBERTHA (2026) STUDI ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN GANGGUAN OKSIGENASI PATOLOGIS LOWER RESPIRATORY TRACT INFECTION DI CB2RA RSPR YOGYAKARTA. Diploma thesis, STIKES PANTI RAPIH.

[img] Text
HALAMAN 1_merged.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB I KTI.pdf

Download (170kB)
[img] Text
BAB 2 KTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (357kB)
[img] Text
BAB 3 KTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (163kB)
[img] Text
BAB 4 KTI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (344kB)
[img] Text
BAB 5 KTII.pdf

Download (153kB)
[img] Text
LAMPIRAN KTI.pdf

Download (844kB)

Abstract

Gangguan oksigenasi patologis akibat Lower Respiratory Tract Infection (LRTI) merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak dan dapat menyebabkan gangguan pertukaran gas, penumpukan sekret, serta penurunan fungsi pernapasan. Kondisi ini memerlukan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mempertahankan jalan napas tetap efektif dan memenuhi kebutuhan oksigen pasien. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada anak dengan gangguan oksigenasi patologis Lower Respiratory Tract Infection di Ruang CB2RA Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Metode yang digunakan, menggunakan pendekatan deskriptif observasional yang dilakukan pada anak usia 5 tahun,orang tua anak, dan perawat yang merawat anak tersebut deskriptif dengan pendekatan observasional. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan pemeriksaan penunjang pada satu pasien anak. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami batuk berdahak, demam, takipnea, serta peningkatan produksi sekret. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah bersihan jalan napas tidak efektif dan hipertermia, dengan risiko gangguan pertukaran gas. Intervensi keperawatan meliputi pemantauan status respirasi, pemberian terapi oksigen sesuai program, pengaturan posisi semi-Fowler, nebulisasi, pemberian terapi kolaboratif sesuai instruksi dokter, serta edukasi kepada keluarga. Setelah tiga hari perawatan, kondisi pasien menunjukkan perbaikan yang ditandai dengan berkurangnya sesak napas, frekuensi napas membaik, saturasi oksigen mencapai 98–100%, dan kondisi umum pasien membaik, meskipun batuk berdahak dan demam masih memerlukan pemantauan lanjutan. Disimpulkan bahwa penerapan proses asuhan keperawatan secara sistematis mampu membantu meningkatkan status oksigenasi, mempertahankan bersihan jalan napas, dan mendukung proses pemulihan pada anak dengan Lower Respiratory Tract Infection.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: DIII Keperawatan > Keperawatan Anak
STIKes Panti Rapih Yogyakarta > DIII Keperawatan > Keperawatan Anak
BKD Dosen > STIKes Panti Rapih Yogyakarta > DIII Keperawatan > Keperawatan Anak

STIKes Panti RApih Yogyakarta > Diploma Tiga Keperawatan
Divisions: Diploma Tiga Keperawatan > Keperawatan Anak
Depositing User: Albertha jeniva quintania sasi
Date Deposited: 22 Jul 2026 04:41
Last Modified: 22 Jul 2026 04:41
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3079

Actions (login required)

View Item View Item