PENGARUH EKSTRAK DAUN SELEDRI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MLATI 2 SLEMAN YOGYAKARTA

Barasa, Anselmus Marulitua (2026) PENGARUH EKSTRAK DAUN SELEDRI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MLATI 2 SLEMAN YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI RAPIH YOGYAKARTA.

[img] Text
Halaman Depan-Kata Pengantar.pdf

Download (517kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (245kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (336kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (349kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (316kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (143kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Hipertensi, yang didefinisikan sebagai tekanan darah persisten ≥140/90 mmHg (World Health Organization (WHO), 2023). Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh ekstrak daun seledri terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Mlati 2 Sleman Yogyakarta tahun 2025. Jenis penelitianini adalah kuantitatif, jenis deasin penelitian ini yang digunakan adlaah adalah Randomized Controlled Trial (RCT) dengan rancangan pretest-posttest with control group.populasi penelitian ini adalah semua lansia (usia ≥ 60 tahun) yang tercatat sebagai posbindu lansia Puskesmas Mlati 2. Sampel yang digunakan total sampling sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan wawancara dan pemberian ekstrak daun seledri pada kelompok intervensi selama 30 hari, dilakukan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Penelitian ini pada kelompok intervensi menggunakan uji paired t-test untuk tekanan darah sistolik dimana nilai p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah terapi dan tekanan darah diastolik menggunakan uji Wilcoxon dimana menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti perbedaan yang terjadi antara tekanan darah diastolik pretest dan posttest sangat signifikan secara statistik. Untuk kelompok kontrol pada tekanan darah sistolik menggunakan uji Man-Whitney U dimana nilai p < 0,001, yang lebih kecil dari 0,05, yang mengindikasikan bahwa perbedaan antara tekanan darah sistolik pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi sangat signifikan secara statistik. Dan untuk tekanan darah diastolik menggunakan uji Independent test Dimana nilai p < 0,001, yang lebih kecil dari 0,05, mengindikasikan bahwa perbedaan tersebut sangat signifikan secara statistik. Untuk effect size pengaruh pada tekanan darah sistolik sesudah intervensi adalah sebesar 0,8 dan tekanan darah diastolik sebesar 3,45. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat pengaruh ekskrak daun seledri terhadap tekanan darah pada lansia di Puskesmas Mlati 2. Maka dari itu, ekstrak daun seledri baik untuk terapi nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan darah. Kata kunci : Hipertensi, Ekstrak Daun Seledri, Tekanan Darah, Lansia

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Anselmus Marulitua Barasa
Date Deposited: 18 Feb 2026 06:07
Last Modified: 18 Feb 2026 06:07
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2853

Actions (login required)

View Item View Item