Tumanggor, Rosari Eti Rahayu (2026) HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS MLATI 2. Undergraduate thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogayakarta.
|
Text
Halaman Depan - Kata Pengantar.pdf Download (561kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (339kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (333kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (318kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Terjadinya hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor yang tidak dapat dimodifikasi seperti usia, jenis kelamin, dan faktor genetik, maupun faktor yang dapat dimodifikasi seperti pola makan tinggi garam dan lemak, stres, aktivitas fisik, obesitas, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, kepatuhan minum obat, kualitas tidur, serta adanya komorbiditas seperti diabetes melitus dan dislipidemia. Kualitas tidur menjadi salah satu faktor yang diduga berperan dalam pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur dan tekanan darah serta menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Mlati 2. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 84 responden. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan tekanan darah sistolik dan diastolik diukur melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur pasien hipertensi memiliki nilai median sebesar 6,0 dengan interquartile range (IQR) 3, nilai minimum 4, dan maksimum 11, yang menunjukkan bahwa variasi kualitas tidur antarresponden relatif kecil. Tekanan darah sistolik memiliki nilai median sebesar 137 mmHg dengan IQR 16, nilai minimum 108 mmHg, dan maksimum 183 mmHg. Sementara itu, tekanan darah diastolik menunjukkan nilai median sebesar 87 mmHg dengan IQR 10. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah sistolik (p = 0,996) maupun tekanan darah diastolik (p = 0,265). Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah responden yang lebih besar, periode penelitian yang lebih panjang, serta mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi tekanan darah pada pasien hipertensi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Rosari Eti Rahayu Tumanggor |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 07:09 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 07:09 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2854 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

