Debora, Debora (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN HIPERTENSI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT HIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT PANTI RINI YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta.
|
Text
1 Halaman Depan.pdf Download (393kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (227kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (217kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (246kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (113kB) |
|
|
Text
2 Lampiran.pdf Download (939kB) |
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Kepatuhan minum obat antihipertensi merupakan kunci keberhasilan pengendalian tekanan darah dan pencegahan komplikasi. Pengetahuan pasien tentang penyakit dan pengobatannya diduga memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku kepatuhan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Panti Rini Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan asosiatif kuantitatif. Populasi penelitian seluruh pasien hipertensi rawat jalan di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Panti Rini Yogyakarta sebanyak 494 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling, besar sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sebesar 84 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar: Hypertension Knowledge Level Scale (HK-LS) untuk mengukur pengetahuan dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) untuk mengukur kepatuhan. Analisis data menggunakan uji statistik Gamma (Goodman and Kruskal's Gamma) untuk menguji hubungan antara kedua variabel ordinal tersebut. Hasil: Sebagian besar responden berusia ≥60 tahun (64,3%), perempuan (67,9%), berpendidikan SMA/SMK (35,7%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (64,3%), dan telah menjalani pengobatan ≥5 tahun (64,3%). Distribusi tingkat pengetahuan pasien mayoritas dalam kategori sedang (51,2%), diikuti tinggi (29,8%) dan rendah (19,0%). Pola serupa terlihat pada tingkat kepatuhan: sedang (51,2%), tinggi (29,8%), dan rendah (19,0%). Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang sangat signifikan dan sempurna antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan minum obat (Nilai Gamma = 1,000; p-value = 0,000). Semua pasien dengan pengetahuan rendah memiliki kepatuhan rendah, pengetahuan sedang berhubungan dengan kepatuhan sedang, dan pengetahuan tinggi berhubungan dengan kepatuhan tinggi. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Panti Rini Yogyakarta. Tingkat pengetahuan yang lebih tinggi berkorelasi langsung dengan tingkat kepatuhan yang lebih baik. Temuan ini menegaskan pentingnya program edukasi kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan sebagai strategi utama untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan, pada akhirnya, mengendalikan tekanan darah serta mencegah komplikasi hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Pengetahuan, Kepatuhan Minum Obat, MMAS-8, HK-LS, Rumah Sakit Panti Rini.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Profesi Ners > |
| Depositing User: | Debora . . |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 07:07 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 07:07 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2930 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

