Hana Theresia, Alfina Kenza (2026) Hubungan hypertension self-management behavior dengan pengendalian hipertensi di puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta. Undergraduate thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta.
|
Text
HALAMAN COVER.pdf Download (462kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (215kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (283kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (229kB) |
|
|
Text
BAB 5 .pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang untuk mencapai pengendalian tekanan darah yang optimal. Salah satu faktor penting dalam pengendalian hipertensi adalah Hypertension Self-Management Behaviour, yaitu kemampuan penderita dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Hypertension Self-Management Behaviour dengan pengendalian hipertensi di Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional observatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien hipertensi tanpa komplikasi yang berkunjung ke Puskesmas Pajangan Bantul Yogyakarta selama satu bulan. Jumlah sampel sebanyak 102 responden diambil berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Hypertension Self-Management Behaviour dan pengukuran tekanan darah. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 41–50 tahun, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan terakhir SMA, bekerja sebagai ibu rumah tangga, serta telah menderita hipertensi selama 1–5 tahun. Sebagian besar responden telah menerapkan Hypertension Self-Management Behaviour dengan kategori sering dan selalu. Namun, sebagian besar responden masih berada pada kategori tekanan darah tidak terkendali. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa seluruh aspek Hypertension Self-Management Behaviour memiliki hubungan yang signifikan dengan pengendalian hipertensi (p < 0,05), dengan arah hubungan positif dan kekuatan hubungan rendah hingga sedang. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara Hypertension Self-Management Behaviour dan pengendalian hipertensi. Peningkatan perilaku pengelolaan diri, khususnya dalam aspek integrasi diri, regulasi diri, dan kepatuhan terhadap anjuran, berperan penting dalam mendukung pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Alfina Kenza Hana Theresia |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 08:16 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 08:16 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2940 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

