Yunita Anggraini Prabasari, Yunita (2026) EFEKTIVITAS KOMPRES JAHE TERHADAP NYERI LUTUT PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTHRITIS DI POSYANDU ANGGREK DUSUN BOJONG, NGARGOMULYO, DUKUN, MAGELANG, JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta.
|
Text
COVER-KATA PENGANTAR.pdf Download (473kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (374kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (298kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (322kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Proses penuaan menyebabkan berbagai perubahan fisiologis pada lansia, salah satunya penurunan fungsi sistem muskuloskeletal. Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif yang paling sering dialami lansia dan menjadi penyebab utama nyeri lutut yang mana biasanya para penderita osteoarthritis akan mengkonsumsi obat yang membantu mengontrol nyeri dan peradangan antara lain antiinflamasi nonsteroid dan analgesik lainnya. Nyeri lutut yang mengganggu aktivitas, kondisi psikologis, serta kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan sesuai kondisi masyarakat, salah satunya dengan kompres jahe. Penurunan nyeri lutut berasal dari rasa hangat jahe emprit yang mana rasa hangat tersebut menyebabkan pelebaran pembuluh darah (vasodilatasi) disekitar sendi lutut sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Peningkatan aliran darah ini membantu membawa lebih banyak oksigen dan nutrisi ke jaringan yang mengalami peradangan sekaligus mempercepat pembuangan zat sisa metabolisme yang memicu nyeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kompres jahe terhadap penurunan nyeri lutut pada lansia dengan osteoarthritis di Posyandu Anggrek Dusun Bojong, Ngargomulyo, Dukun, Magelang, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel penelitian berjumlah 44 didapatkan dari populasi 54 lansia yang aktif mengikuti posyandu, sesuai dengan kriteria inklusi dan kriteria penilaian ACR. Sehingga, menggunakan total sampling pada 44 responden. Intervensi kompres jahe dilakukan 2 hari sekali selama 60 menit dalam waktu 2 minggu. Pengukuran nyeri menggunakan instrumen Visual Analog Scale (VAS). Analisis data menggunakan uji berpasangan untuk melihat perubahan skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi dilakukan serta uji tidak berpasangan untuk membandingkan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan skala nyeri lutut yang signifikan pada lansia yang diberikan kompres jahe dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa kompres jahe efektif dalam membantu mengurangi nyeri lutut pada lansia dengan osteoarthritis. Tanpa melupakan manfaat dari mengkonsumsi obat untuk osteoarthritis, efek hangat dari kompres jahe mampu meningkatkan sirkulasi darah lokal dan merilekskan otot, kandungan aktif jahe seperti gingerol dan shogaol berperan sebagai antiinflamasi dan analgesik alami. Kompres jahe efektif sebagai terapi komplementer dan mampu memberikan efek yang baik jika dikombinasikan dengan obat dalam menurunkan nyeri lutut pada lansia dengan osteoarthritis. Kata kunci : Kompres Jahe, Lansia, Nyeri Lutut, Osteoarthritis, Terapi Nonfarmakologis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Yunita Anggraini Prabasari |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 02:54 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 02:54 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2957 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

