THERESIA ANGGRAHITA YUDHANTI, ANGGRA (2026) Penerapan Terapi Komplementer Foot Reflexology Massage Pada Lansia Hipertensi Dengan Masalah Keperawatan Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Panti Nugroho Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH YOGYAKARTA.
|
Text
Laporan KIAN Hal depan-Kata pegantar.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
Laporan KIAN Fix Bab 1.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
Laporan KIAN Bab 1.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
Laporan KIAN Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (291kB) |
|
|
Text
Laporan KIAN Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (177kB) |
|
|
Text
Laporan KIAN Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (211kB) |
|
|
Text
Laporan KIAN Bab 5.pdf Download (115kB) |
|
|
Text
Laporan KIAN Lampiran.pdf Download (355kB) |
Abstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami lansia akibat perubahan fisiologis sistem kardiovaskular seiring proses penuaan. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan resistensi vaskular perifer dan menyebabkan risiko perfusi perifer tidak efektif. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengendalikan tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi perifer adalah terapi komplementer foot reflexology massage. Study kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan foot reflexology massage pada lansia hipertensi dengan masalah keperawatan risiko perfusi perifer tidak efektif di ruang rawat inap Rumah Sakit Panti Nugroho Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah study kasus pada dua pasien lansia hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi foot reflexology massage diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah tindakan. Hasil menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kedua responden setelah intervensi. Responden pertama mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 12 mmHg dan diastolik 15 mmHg, sedangkan responden kedua mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 25 mmHg dan diastolik 12 mmHg. Penurunan tekanan darah tersebut menunjukkan bahwa foot reflexology massage berpotensi memberikan efek relaksasi, membantu menurunkan resistensi vaskular perifer, memperbaiki sirkulasi darah, dan mendukung peningkatan perfusi perifer. Dengan demikian, penerapan terapi ini dapat menjadi salah satu alternatif intervensi komplementer dalam asuhan keperawatan pada lansia dengan hipertensi. Berdasarkan hasil study kasus, dapat disimpulkan bahwa foot reflexology massage mampu membantu menurunkan tekanan darah dan mendukung perbaikan risiko perfusi perifer tidak efektif pada pasien lansia hipertensi. Oleh karena itu, intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai terapi pendamping yang aman, mudah dilakukan, dan mendukung praktik keperawatan berbasis bukti. Kata kunci: hipertensi, lansia, foot reflexology massage, risiko perfusi perifer tidak efektif, tekanan darah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | S1 Profesi Ners > Gerontik/Lansia |
| Divisions: | Profesi Ners > |
| Depositing User: | Theresia Anggrahita Yudhanti |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 04:24 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 04:24 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3045 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

