Julia dwi fantika, julia (2026) Pengaruh Terapi Akupresure Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Dusun Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman. Undergraduate thesis, STIKes Pantirapih Yogyakarta.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (379kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (513kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (5MB) |
Abstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang memerlukan penatalaksanaan komprehensif, baik farmakologis maupun nonfarmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Dusun Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman. Penelitian ini menggunakan randomized controlled trial atau RCT dengan pendekatan pretest-posttest nonequivalent control group. Sebanyak 42 responden dibagi menjadi kelompok intervensi (n = 21) dan kelompok kontrol (n = 21). Kelompok intervensi diberikan terapi akupresur pada titik HT7 (Shenmen), LR3 (Taichong), dan KI3 (Taixi) selama tiga hari, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perlakuan sesuai protokol penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk, Wilcoxon Signed-Rank, Mann–Whitney U, dan Independent Samples t-Test sesuai karakteristik data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tekanan darah sistolik antara kelompok intervensi dan kontrol tidak berbeda secara bermakna pada hari pertama (p = 0,772) maupun hari ketiga (p = 0,551). Pada tekanan darah diastolik hari pertama juga tidak terdapat perbedaan perubahan yang bermakna (p = 0,874). Namun, pada hari ketiga terdapat perbedaan perubahan tekanan darah diastolik yang bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0,007). Dengan demikian, terapi akupresur berpotensi digunakan sebagai terapi komplementer dalam membantu pengendalian tekanan darah, khususnya tekanan darah diastolik, meskipun hasil tersebut perlu dipertimbangkan dengan adanya perbedaan tekanan darah diastolik antarkelompok sebelum intervensi pada hari ketiga. Kesimpulan: Terapi akupresur berpotensi membantu pengendalian tekanan darah, terutama tekanan darah diastolik, meskipun belum menunjukkan perbedaan bermakna pada tekanan darah sistolik. Saran: Akupresur dapat digunakan sebagai terapi komplementer dengan tetap mengikuti terapi standar hipertensi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Julia dwi fantika |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:57 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:57 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3171 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

