Rahasti, Bernadetta Kristia Ayu (2026) Hubungan Kerawanan Pangan Keluarga Dengan Obesitas Sentral Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Endokrin RS Panti Rapih Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih.
|
Text
Abstrak.pdf - Published Version Download (529kB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (497kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (288kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (180kB) |
|
|
Text
Bab 5.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
Abstrak-Lampiran.pdf Download (5MB) |
Abstract
Latar Belakang : Obesitas sentral banyak dijumpai pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 dan berkontribusi memperburuk resistensi insulin serta komplikasi metabolik. Kerawanan pangan diduga berperan dalam kejadian obesitas sentral melalui pergeseran pola konsumsi ke arah pangan murah, padat energi, namun rendah gizi. Tujuan : mengetahui hubungan kerawanan pangan keluarga dengan obesitas sentral pada pasien rawat jalan Diabetes Melitus tipe 2 di Klinik Endokrin RS Panti Rapih Yogyakarta. Metode : Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan di Klinik Endokrin RS Panti Rapih Yogyakarta. Sampel penelitian melibatkan 165 responden, dengan kriteria inklusi yaitu pasien laki-laki atau perempuan berusia ≥18 tahun dengan diagnosis Diabetes Melitus tipe 2 yang terdokumentasi di rekam medis, menjalani rawat jalan minimal sekali pada periode pengumpulan data, bersedia diwawancara dan diukur antropometri, serta klinis stabil. Kerawanan pangan diukur menggunakan kuesioner Household Food Insecurity Access Scale (HFIAS), sedangkan obesitas sentral diukur melalui lingkar pinggang. Analisis hubungan menggunakan uji Chi-Square dan uji hubungan Spearman. Hasil : Mayoritas responden berusia 50–64 tahun (38,8%) dan berjenis kelamin perempuan (53,3%). Berdasarkan kategori kerawanan pangan, responden didominasi oleh kategori tahan pangan sebanyak 80 orang (48,5%), diikuti rawan pangan ringan sebanyak 72 orang (43,6%), rawan pangan sedang sebanyak 12 orang (7,3%), dan rawan pangan berat sebanyak 1 orang (0,6%). Berdasarkan status obesitas sentral, sebanyak 85 responden (51,5%) mengalami obesitas sentral, sedangkan 80 responden (48,5%) tidak mengalami obesitas sentral. Uji Chi-Square menunjukkan tidak ada perbedaan antara jenis kelamin dengan obesitas sentral. Uji hubungan Spearman menunjukkan hubungan signifikan antara skor kerawanan pangan dengan lingkar pinggang (r=0,340; p<0,001), dengan arah positif yang menunjukkan bahwa semakin tinggi skor kerawanan pangan, semakin besar ukuran lingkar pinggang responden, dengan kekuatan hubungan lemah. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kerawanan pangan keluarga dengan obesitas sentral pada pasien Diabetes Melitus tipe 2, sehingga skrining kerawanan pangan disarankan diintegrasikan dalam asesmen rutin pasien.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Gizi |
| Divisions: | Prodi S1 Gizi |
| Depositing User: | Bernadetta Kristia Ayu Rahasti |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 04:14 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 04:14 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3257 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

