Hubungan antara Pengetahuan Higiene Sanitasi pada Penjamah Makanan dengan Tingkat Cemaran Bakteri pada Lauk Hewani di SPPG Area Sleman

Santika, Maria Magdalena Sintya (2026) Hubungan antara Pengetahuan Higiene Sanitasi pada Penjamah Makanan dengan Tingkat Cemaran Bakteri pada Lauk Hewani di SPPG Area Sleman. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.

[img] Text
Halaman Depan - Kata Pengantar.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (245kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (312kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (371kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (166kB)
[img] Text
Lampiran.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Keamanan pangan merupakan aspek penting dalam penyelenggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keamanan pangan adalah pengetahuan higiene sanitasi penjamah makanan. Penerapan higiene sanitasi yang baik selama proses pengolahan makanan diharapkan dapat mencegah terjadinya kontaminasi bakteri Staphylococcus aureus pada makanan yang disajikan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan higiene sanitasi pada penjamah makanan dengan tingkat cemaran bakteri pada lauk hewani di SPPG area Sleman. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 orang penjamah makanan yang sesuai kriteria inklusi. Sampel makanan yang diambil sebanyak 5 sampel olahan daging ayam. Instrumen menggunakan kuesioner pengetahuan higiene sanitasi pada penjamah makanan sebanyak 12 soal yang telah dilakukan uji validitas 0,437 hingga 0,823 dan reliabilitas nilai Cronbach’s Alpha 0,878 dan Formulir Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). Hasil: Seluruh responden memiliki tingkat pengetahuan higiene sanitasi dalam kategori baik dengan skor 73-100. Seluruh sampel olahan daging ayam menunjukan hasil negatif (<1x102 cfu/g) bakteri Staphylococcus aureus. Hasil observasi menunjukan bahwa penerapan higiene sanitasi pada ketiga SPPG telah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil observasi IKL pada ketiga SPPG telah mendapatkan skor diatas batas minimum 80 skor. Kesimpulan: Penjamah makanan di ketiga SPPG area Sleman memiliki tingkat pengetahuan higiene sanitasi yang baik, telah melaksanakan penerapan higiene sanitasi dengan baik, dan seluruh sampel memenuhi persyaratan keamanan pangan berdasarkan parameter bakteri Staphylococcus aureus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Gizi
Divisions: Prodi S1 Gizi
Depositing User: Maria Magdalena Sintya Santika
Date Deposited: 19 Aug 2026 02:09
Last Modified: 19 Aug 2026 02:09
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3260

Actions (login required)

View Item View Item