Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidurr Pasien Pre Operasi Di Rawat Inap RS Panti Rini Yogyakarta

Dewi, Veronica Kusuma (2026) Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidurr Pasien Pre Operasi Di Rawat Inap RS Panti Rini Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih.

[img] Text
Veronica Kusuma Dewi_BAB 1.pdf

Download (213kB)
[img] Text
Veronica Kusuma Dewi_BAB 2.pdf

Download (637kB)
[img] Text
Veronica Kusuma Dewi_BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (259kB)
[img] Text
Veronica Kusuma Dewi_BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (258kB)
[img] Text
Veronica Kusuma Dewi_BAB 5.pdf

Download (223kB)
[img] Text
Veronica Kusuma Dewi-SAMPUL .pdf

Download (428kB)
[img] Text
Veronica Kusuma Dewi-lampiran.pdf

Download (990kB)

Abstract

Kecemasan merupakan respons psikologis yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi proses fisiologis tubuh, salah satunya menurunkan kualitas tidur, sehingga berpotensi mengganggu kesiapan pasien menghadapi operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dengan kualitas tidur pasien pre operasi di Rawat Inap RS Panti Rini Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 51 pasien, dengan data yang memenuhi analisis sebanyak 48 responden. Instrumen penelitian menggunakan Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan Kuesioner Kualitas Tidur (KKT) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Somers' d dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia dewasa (18–59 tahun) sebanyak 42 responden (87,5%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 25 responden (52,1%), dan berpendidikan SMA sebanyak 20 responden (41,7%). Sebagian besar responden mengalami kecemasan tinggi (skor APAIS ≥11) sebanyak 40 responden (83,3%) dan memiliki kualitas tidur buruk (skor KKT <18) sebanyak 37 responden (77,1%). Hasil analisis uji Somers' d menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien Somers' d = 0,814, sehingga terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan sangat kuat dan arah hubungan positif antara kecemasan dengan kualitas tidur pasien pre operasi di Rawat Inap RS Panti Rini Yogyakarta. Semakin tinggi tingkat kecemasan pasien, semakin buruk kualitas tidur yang dialami sebelum menjalani tindakan pembedahan Rumah Sakit diharapkan meningkatkan pelayanan keperawatan preoperasi melalui pengkajian dini tingkat kecemasan, pemberian edukasi praoperasi yang komprehensif, komunikasi terapeutik, serta pelibatan keluarga sebagai sistem pendukung untuk membantu menurunkan kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur pasien. Perawat diharapkan memberikan intervensi yang sesuai pada pasien dengan kecemasan tinggi dan kualitas tidur buruk. Penelitian selanjutnya diharapkan menambahkan faktor lain yang dapat memengaruhi kualitas tidur pasien pre operasi, seperti dukungan keluarga, tingkat nyeri, lingkungan ruang rawat, pengalaman operasi sebelumnya, dan dukungan tenaga kesehatan. Kata kunci: kecemasan, kualitas tidur, pasien pre operasi elektif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Veronica kusuma dewi
Date Deposited: 19 Aug 2026 08:43
Last Modified: 19 Aug 2026 08:43
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3284

Actions (login required)

View Item View Item