Henrikus Dwi Prasetyo, Henri (2026) ANALISIS PENERAPAN AKUPRESUR DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKEFEKTIFAN MANAJEMEN KESEHATAN PADA ANGGOTA KELUARGA DENGAN HIPERTENSI DI SIYONOWETAN, PLAYEN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.
|
Text
Halaman Depan - Kata Pengantar.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (324kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (146kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (222kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (60kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (770kB) |
Abstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Dilaprokan sekitar 1,4 miliar penduduk dunia usia 30–79 tahun mengalami hipertensi (World Health Organization., 2025). Di Indonesia, prevalensi berdasarkan hasil pengukuran mencapai 29,2% (Survei Kesehatan Indonesia (SKI), 2023). Di Daerah Istimewa Yogyakarta, hanya 40,87% penderita yang memiliki tekanan darah terkontrol (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia., 2026), sedangkan di Kabupaten Gunungkidul tercatat 59.432 kasus hipertensi (Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, 2024). Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi efektif, termasuk pada tingkat keluarga, terutama pada masalah keperawatan manajemen kesehatan tidak efektif. Karya Ilmiah Akhir Ners ini ditulis untuk menganalisis efektivitas penerapan akupresur dalam asuhan keperawatan keluarga pada anggota keluarga dengan hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan Evidence-Based Nursing pada dua klien perempuan di Dusun Siyonowetan, Playen, Gunungkidul. Intervensi berupa edukasi kesehatan dan penerapan akupresur pada titik LI11, SP6, dan LR3 selama tiga hari berturut-turut. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah tindakan.Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah pada kedua klien. Pada Ny. K, tekanan darah hari pertama 170/90 mmHg dan pada hari ketiga menjadi 140/80 mmHg, dengan selisih penurunan 30 mmHg sistolik dan 10 mmHg diastolik. Pada Ny. S, tekanan darah hari pertama 180/100 mmHg dan pada hari ketiga menjadi 170/80 mmHg, dengan selisih penurunan 10 mmHg sistolik dan 20 mmHg diastolik. Selain itu, keluarga menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterlibatan dalam pengelolaan hipertensi. Simpulan: penerapan akupresur selama tiga hari efektif membantu menurunkan tekanan darah, dengan penurunan paling signifikan terjadi pada tekanan sistolik Ny. K (30 mmHg) dan tekanan diastolik Ny. S (20 mmHg), serta mendukung perbaikan manajemen kesehatan keluarga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | S1 Profesi Ners > Keperawatan Keluarga |
| Divisions: | Profesi Ners > |
| Depositing User: | Henrikus Dwi Prasetyo |
| Date Deposited: | 16 Feb 2026 08:43 |
| Last Modified: | 16 Feb 2026 08:43 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2786 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

