Nasa Abel Christina Murti, Abel (2026) PENGARUH TERAPI FOOT MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DUSUN TAMANAN KALASAN SLEMAN. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH.
|
Text
COVER-PENGANTAR LAPORAN SKRIPSI NASA ABEL CHRISTINA MURTI_202223036.pdf Download (824kB) |
|
|
Text
BAB_1_LAPORAN SKRIPSI NASA ABEL CHRISTINA MURTI_202223036.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
BAB_2_LAPORAN SKRIPSI NASA ABEL CHRISTINA MURTI_202223036.pdf Restricted to Repository staff only Download (766kB) |
|
|
Text
BAB_3_LAPORAN SKRIPSI NASA ABEL CHRISTINA MURTI_202223036.pdf Restricted to Repository staff only Download (222kB) |
|
|
Text
BAB_4_LAPORAN SKRIPSI NASA ABEL CHRISTINA MURTI_202223036.pdf Restricted to Repository staff only Download (238kB) |
|
|
Text
BAB_5_LAPORAN SKRIPSI NASA ABEL CHRISTINA MURTI_202223036.pdf Download (96kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN_LAPORAN SKRIPSI NASA ABEL CHRISTINA MURTI_202223036.pdf Download (3MB) |
Abstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang memerlukan penatalaksanaan berkelanjutan, termasuk terapi nonfarmakologis seperti foot massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi foot massage terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Dusun Tamanan, Kalasan, Sleman. Penelitian menggunakan desain Randomized Controlled Trial (RCT) dengan rancangan pretest–posttest dan kelompok kontrol terhadap 37 responden yang dibagi secara acak menjadi kelompok intervensi (n=19) dan kelompok kontrol (n=18). Kelompok intervensi diberikan terapi foot massage selama 20 menit pada kedua kaki selama tiga hari berturut-turut, sedangkan kelompok kontrol hanya diberikan istirahat selama 20 menit. Tekanan darah sistolik dan diastolik diukur sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji Friedman, Repeated Measures ANOVA, dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang bermakna secara statistik pada kelompok intervensi setelah pemberian terapi foot massage (p-value tekanan darah sistolik = 0,000; p-value tekanan darah diastolik = 0,000), sedangkan pada kelompok kontrol hanya ditemukan penurunan bermakna pada tekanan darah sistolik (p-value = 0,000) dan tidak bermakna pada tekanan darah diastolik (p-value = 0,592). Uji perbandingan antar kelompok menunjukkan tidak terdapat perbedaan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan (p-value > 0,05), namun secara deskriptif kelompok intervensi menunjukkan penurunan tekanan darah yang lebih stabil. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi foot massage berpengaruh dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi secara intra-kelompok, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai terapi nonfarmakologis pendukung dalam pengelolaan hipertensi. Terapi foot massage dapat direkomendasikan sebagai terapi komplementer dalam praktik keperawatan komunitas, serta diperlukan penelitian lanjutan dengan durasi intervensi yang lebih panjang dan jumlah sampel yang lebih besar. Kata Kunci : Hipertensi, Foot Massage, Tekanan Darah
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Nasa Abel Christina Murti |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 08:58 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 08:58 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2848 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

