Ardea, Rosa Lintang (2026) HUBUNGAN INDEKS BEBAN GEJALA DIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI RAPIH YOGYAKARTA.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (545kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (215kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (488kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (278kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (367kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (198kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
CKD merupakan penyebab kematian dengan prevalensi yang terus mengalami peningkatan. CKD menjadi permasalahan kesehatan serius dan berkontribusi terhadap meningkatnya kebutuhan HD. Meskipun HD adalah terapi yang menyelamatkan nyawa, tetapi prosedur ini berdampak terhadap kualitas hidup pasien. Pasien CKD HD mengalami akumulasi gejala fisik dan psikologis yang disebut beban gejala. Beban gejala membebani pasien dan menyebabkan keterbatasan untuk menjalani hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan indeks beban gejala dialisis dengan kualitas hidup pasien CKD yang menjalani HD di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelatif dengan desain cross sectional. Variabel yang diteliti meliputi indeks beban gejala (variabel independen) dan kualitas hidup (variabel dependen). Populasi pada penelitian ini adalah rata-rata pasien CKD usia 18-59 tahun yang menjalani HD rutin 2x dalam seminggu di instalasi HD Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta selama bulan Juli-September 2025. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah 95 pasien. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner lembar data demografi, CKD-SBI, dan KDQOL-36. Hasil penelitian didapatkan pasien berjenis kelamin laki-laki (58,95%), berusia 50-59 tahun (43,16%), memiliki pendidikan terakhir diploma/sarjana (37,89%), masih bekerja (56,84%), status perkawinan menikah (76,54%), dan lama HD <5 tahun (63,16%). Indeks beban gejala dialisis pasien CKD HD menunjukkan skor total 9,78(0,81-48,49). Kualitas hidup pasien menunjukkan rata-rata dan SD 54,92±10,38. Indeks beban gejala dialisis berhubungan negatif kuat dengan kualitas hidup (r= -0,651; p<0,001). Kesimpulannya, semakin tinggi beban gejala maka kualitas hidup semakin rendah. Mengingat pentingnya peran indeks beban gejala dialisis pada pasien, maka penting bagi perawat untuk menurunkan indeks beban gejala pasien CKD HD agar kualitas hidup pasien meningkat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Rosa Lintang Ardea |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 04:22 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 04:22 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2911 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

