KARYA TULIS ILMIAH STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN NUTRISI METABOLIK PATOLOGIS PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA

AGUSTIN MEYSA GUSMAYA KUSUMA PUTRI, AGUSTIN (2026) KARYA TULIS ILMIAH STUDI KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN NUTRISI METABOLIK PATOLOGIS PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA. Diploma thesis, STIKES PANTI RAPIH YOGYAKARTA.

[img] Text
HalDep-Katapengantar.pdf

Download (775kB)
[img] Text
BAB1_Agustinmeysa_202311002.pdf

Download (375kB)
[img] Text
BAB2_AgustinMeysa_202311002.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)
[img] Text
BAB3_AgustinMeysa202311002.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (203kB)
[img] Text
BAB4_AgustinMeysa_202311002.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (503kB)
[img] Text
BAB5_AgustinMeysa_202311002.pdf

Download (296kB)
[img] Text
LampKTI_AgustinaMeysa_202311002.pdf

Download (1MB)

Abstract

Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan analisi kritis terhadap asuhan keperawatan metabolik pada Ny. S.W (75 tahun) dengan diagnosis Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2), Hipertensi, Unstable Angina Pectoris (UAP), Non-ST Segment Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI), dan Suspek Stroke di RS Panti Rapih Yogyakarta melalui metode triangulasi data (wawancara pasien/perawat, observasi klinis, dan studi dokumentasi) pada 4–6 Juni 2026. Hasil triangulasi mengungkap adanya gejala klasik 3P yang masif, penurunan berat badan drastis (12 kg dalam 1 tahun), serta balance cairan negatif ekstrem (mencapai -872 cc) akibat diuresis osmotik hiperglikemia, yang menempatkan "Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah" sebagai diagnosis utama. Sebaliknya, rencana pengangkatan diagnosis "Risiko Defisit Nutrisi" dinilai tidak tepat karena kontradiktif dengan data objektif Indeks Massa Tubuh (IMT) 30 kg/m² (obesitas) dan Lingkar Lengan Atas (LILA) 33 cm, sehingga masalah keperawatan baru berupa Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah dan Ketidakefektifan Manajemen Kesehatan lebih prospektif untuk diangkat akibat riwayat ketidakpatuhan jangka panjang pasien terhadap pola hidup sehat. Pembahasan kasus mengidentifikasi adanya kesenjangan klinis yang masif pada tahap intervensi dan implementasi, di mana perawat ruangan mengabaikan intervensi mandiri edukasi perilaku diet 3J dengan dalih telah didelegasikan kepada ahli gizi, sehingga memicu lonjakan glukosa darah harian akut pasien (mencapai 196 mg/dl) akibat bebas mengonsumsi makanan manis dari luar. Selain itu, perumusan luaran (SLKI) belum memenuhi kriteria SMART, dan evaluasi akhir (SOAP) yang menyimpulkan "Tujuan Tercapai" dinilai kurang tepat karena secara objektif kadar glukosa darah pasien belum normal sempurna (GDS 176 mg/dl), sehingga status yang benar menurut teori adalah "Tujuan Tercapai Sebagian". Kesimpulannya, asuhan keperawatan pada pasien DMT2 geriatri dengan komplikasi multi-sistem memerlukan keseimbangan antara tindakan kolaboratif medis dengan intervensi mandiri keperawatan, sehingga disarankan bagi perawat pelaksana untuk mengoptimalkan peran sebagai edukator diet terstruktur, memperketat pengawasan makanan luar, menerapkan luaran secara SMART, serta mendokumentasikan perkembangan luka kaki secara spesifik. Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah, Ketidakefektifan Manajemen Kesehatan, Edukasi Keperawatan, Triangulasi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: DIII Keperawatan > Penyakit Dalam
STIKes Panti Rapih Yogyakarta > DIII Keperawatan > Penyakit Dalam
BKD Dosen > STIKes Panti Rapih Yogyakarta > DIII Keperawatan > Penyakit Dalam

STIKes Panti RApih Yogyakarta > Diploma Tiga Keperawatan
Depositing User: Agustin Meysa Gusmaya Kusuma Putri
Date Deposited: 22 Jul 2026 04:11
Last Modified: 22 Jul 2026 04:11
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3068

Actions (login required)

View Item View Item