Raga, Luciana Dwi Savitri (2026) PERBEDAAN EFEKTIVITAS RASIO INSPIRASI EKSPIRASI LATIHAN PURSED LIP BREATHING TERHADAP TINGKAT DISPNEA PADA PASIEN PPOK DI POLI PARU RS PANTI RAPIH YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH.
|
Text
Halaman Awal.pdf Download (536kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (382kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (340kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (276kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
INTISARI Nama : Luciana Dwi Savitri Raga NIM : 202543057 Judul : Perbedaan Efektivitas Rasio Inspirasi pada Latihan Pursed Lip Breathing terhadap Tingkat Dispnea pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik di Poli Paru RS Panti Rapih Yogyakarta Tanggal Ujian : 11 Agustus 2026 Pembimbing 1 : Scholastica Fina Aryu Puspasari, Ns.,M.Kep. Pembimbing 2 : Sr Lucilla Suparmi CB, M.Kep., Sp.KMB Jumlah Pustaka : 28 Jumlah Halaman : i-xv, 1-98 Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyakit paru kronis yang ditandai dengan keterbatasan aliran udara yang bersifat persisten dan dapat menyebabkan dispnea. Pursed Lip Breathing (PLB) merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi dispnea pada pasien PPOK. Pengaturan rasio inspirasi dan ekspirasi dalam latihan PLB diduga dapat memengaruhi efektivitas penurunan dispnea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas rasio inspirasi-ekspirasi pada latihan PLB terhadap tingkat dispnea pada pasien PPOK di Poli Paru RS Panti Rapih Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Jumlah sampel sebanyak 66 responden yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok kontrol, kelompok PLB rasio inspirasi-ekspirasi 3:6, dan kelompok PLB rasio inspirasi-ekspirasi 4:8, masing-masing sebanyak 22 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Tingkat dispnea diukur menggunakan Modified Borg Scale. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank, Kruskal-Wallis, dan Mann-Whitney. Hasil penelitian untuk karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia 65-80 tahun (66,7%), berjenis kelamin laki-laki (71,2%), tidak memiliki riwayat merokok (68,2%), menderita PPOK selama 1-5 tahun (57,6%), menggunakan kombinasi inhaler dan obat oral (71,2%), serta berada pada derajat PPOK III (severe) (65,2%). Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan adanya perubahan tingkat dispnea yang bermakna pada kelompok kontrol, kelompok PLB rasio 3:6, dan kelompok PLB rasio 4:8 (p-value <0,001). Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan perubahan tingkat dispnea antarkelompok (H=35,410; p-value <0,001). Hasil uji lanjut Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok PLB rasio 3:6 (p-value <0,001) dan antara kelompok kontrol dengan kelompok PLB rasio 4:8 (p-value <0,001). Secara deskriptif, kelompok PLB rasio 3:6 menunjukkan penurunan tingkat dispnea yang lebih besar dibandingkan kelompok PLB rasio 4:8. Latihan PLB dengan rasio inspirasi-ekspirasi 3:6 dan 4:8 sama-sama efektif dalam menurunkan tingkat dispnea pada pasien PPOK. Namun, PLB rasio 3:6 menunjukkan kecenderungan memberikan penurunan tingkat dispnea yang lebih besar dibandingkan PLB rasio 4:8. Kata kunci: PPOK, dispnea, Modified Borg Scale, PLB, rasio inspirasi-ekspirasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Luciana Dwi Savitri Raga |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 08:10 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 08:10 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3182 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

