Pengaruh Effleurage massage Dengan Minyak Almond Terhadap Derajat Luka Tekan Pada Lansia Bedrest Di Ruang Lukas 2 Dan Lukas 3 Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta

Novitasari, Agnes Dwi (2026) Pengaruh Effleurage massage Dengan Minyak Almond Terhadap Derajat Luka Tekan Pada Lansia Bedrest Di Ruang Lukas 2 Dan Lukas 3 Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.

[img] Text
cover-lampiran_Agnes Novita.pdf

Download (658kB)
[img] Text
BAB 1_Agnes Novita.pdf

Download (175kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (386kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (258kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (267kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (149kB)
[img] Text
LAMPIRAN_TURNITIN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Lansia yang menjalani bedrest memiliki risiko tinggi mengalami luka tekan akibat penurunan mobilitas, gangguan perfusi jaringan, dan perubahan fisiologis kulit. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan perawat adalah effleurage massage dengan minyak almond yang berpotensi meningkatkan sirkulasi darah, menjaga kelembapan kulit, dan mempertahankan integritas kulit. Tujuan dari penelitian mengetahui pengaruh effleurage massage dengan minyak almond terhadap derajat luka tekan pada lansia bedrest di Ruang Lukas 2 dan Lukas 3 Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pretest posttest non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 48 responden yang terdiri atas 24 responden kelompok intervensi dan 24 responden kelompok kontrol dengan teknik consecutive sampling. Kelompok intervensi diberikan effleurage massage menggunakan minyak almond selama 5–10 menit, dua kali sehari selama tiga hari, sedangkan kelompok kontrol memperoleh perawatan standar. Derajat luka tekan diukur menggunakan lembar observasi derajat luka tekan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Sebelum intervensi seluruh responden pada kedua kelompok tidak mengalami luka tekan. Setelah intervensi, seluruh responden pada kelompok intervensi tetap tidak mengalami luka tekan (100%), sedangkan pada kelompok kontrol terdapat 3 responden (12,5%) yang mengalami luka tekan stadium I dan 21 responden (87,5%) tetap tidak mengalami luka tekan. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol pada pengukuran akhir (p = 0,077; p > 0,05). Pemberian effleurage massage dengan minyak almond belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap derajat luka tekan pada lansia bedrest. Meskipun demikian, secara klinis intervensi ini mampu mempertahankan integritas kulit seluruh responden pada kelompok intervensi selama masa penelitian, sehingga berpotensi menjadi tindakan keperawatan mandiri sebagai upaya pencegahan luka tekan. Kata kunci: effleurage massage , minyak almond, luka tekan, lansia, bedrest

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Agnes Dei Novitasari
Date Deposited: 19 Aug 2026 01:12
Last Modified: 19 Aug 2026 01:12
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3221

Actions (login required)

View Item View Item