Pengaruh Perbandingan Ikan Gabus, Edamame dan Bengkuang terhadap Karakteristik Kimia, Fisik dan Organoleptik Makanan Enteral ENCHEROS untuk Pasien Diabetes Melitus

Widyastuti, Rahma Putri (2026) Pengaruh Perbandingan Ikan Gabus, Edamame dan Bengkuang terhadap Karakteristik Kimia, Fisik dan Organoleptik Makanan Enteral ENCHEROS untuk Pasien Diabetes Melitus. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH YOGYAKARTA.

[img] Text
Abstrak_Skripsi Rahma Putri Widyastuti.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1_Skripsi Rahma Putri Widyastuti.pdf

Download (293kB)
[img] Text
BAB 2_Skripsi Rahma Putri Widyastuti.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (581kB)
[img] Text
BAB 3_Skirpsi Rahma Putri Widyastuti.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (848kB)
[img] Text
BAB 4_Skirpsi Rahma Putri Widyastuti.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (421kB)
[img] Text
BAB 5_Skirpsi Rahma Putri Widyastuti.pdf

Download (283kB)
[img] Text
Dafpus-Lampiran_Skripsi Rahma Putri Widyastuti.pdf

Download (6MB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan suatu gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia akibat gangguan produksi insulin oleh pankreas atau ketidakefektifan kerja insulin pada jaringan tubuh (resistensi insulin). Kondisi tersebut memerlukan pengelolaan gizi untuk membantu mengendalikan glukosa darah. Pada pasien yang tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi secara oral, makanan enteral menjadi salah satu bentuk terapi gizi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan tepung ikan gabus, tepung edamame, dan tepung bengkuang terhadap karakteristik kimia (kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, energi, dan serat pangan), fisik (viskositas), serta organoleptik (kenampakan, aroma, citarasa, tekstur, dan kesukaan keseluruhan) makanan enteral ENCHEROS untuk pasien diabetes melitus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga kali ulangan dengan perbandingan ikan gabus, edamame dan bengkuang, yaitu F1 (1:1:1), F2 (2:1:1), dan F3 (1:2:1). Hasil: Formula makanan enteral ENCHEROS memiliki kadar air 76,72–77,53%, abu 0,64–0,72%, protein 5,36–6,68%, lemak 0,98–1,15%, karbohidrat 6,73–9,02%, energi 59,23–68,18 kkal/100 g, dan serat pangan 6,08–8,86%. Densitas energi berkisar antara 0,59–0,68 kkal/mL dengan viskositas 31,19–37,58 cP. Hasil uji organoleptik menunjukkan skor kenampakan berkisar antara 3,00–3,03, aroma 2,03–2,55, citarasa 2,45–2,90, tekstur 2,58–2,87, dan kesukaan keseluruhan 2,52 2,87. Kesimpulan: Terdapat pengaruh terhadap kadar protein, karbohidrat, energi, serat pangan, dan aroma makanan enteral ENCHEROS untuk pasien diabetes melitus. Secara keseluruhan, Formula F1 (1:1:1) merupakan formula terbaik karena memiliki densitas energi tertinggi (0,68 kkal/mL) serta karbohidrat (9,02%) dan viskositas (37,58 cP) yang memenuhi rekomendasi ASPEN dan ADA, serta menunjukkan tingkat penerimaan organoleptik terbaik. Formula ini berpotensi dikembangkan sebagai makanan enteral berbasis pangan lokal karena memiliki kandungan protein dan serat pangan yang lebih tinggi dibandingkan formula enteral komersial untuk pasien diabetes melitus. Kata kunci : diabetes melitus, makanan enteral, tepung ikan gabus, tepung edamame, tepung bengkuang

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: S1 Gizi > Memasak Dengan Bahan Khusus
Divisions: Prodi S1 Gizi
Depositing User: Rahma Putri Widyastuti
Date Deposited: 19 Aug 2026 03:15
Last Modified: 19 Aug 2026 03:15
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3267

Actions (login required)

View Item View Item