Pengaruh Buerger Allen Exercise Terhadap Peningkatan Perfusi Perifer Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Puskesmas Ngaglik 1 Yogyakarta

Krisandena, Eusebio Alreza (2026) Pengaruh Buerger Allen Exercise Terhadap Peningkatan Perfusi Perifer Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Puskesmas Ngaglik 1 Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.

This is the latest version of this item.

[img] Text
Halaman Depan - Kata Pengantar.pdf

Download (669kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (290kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (394kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (450kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (345kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (129kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya gangguan perfusi perifer pada ekstremitas bawah. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan perfusi perifer adalah Buerger Allen Exercise. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan Buerger Allen Exercise terhadap peningkatan perfusi perifer pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Ngaglik 1 Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group. Populasi penelitian merupakan pasien Diabetes Mellitus yang memenuhi kriteria penelitian. Sampel diperoleh dengan teknik purposive sampling dan berdasarkan pelaksanaan penelitian diperoleh 20 responden yang terdiri dari 10 responden kelompok intervensi dan 10 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan Buerger Allen Exercise selama 6 hari berturut-turut, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Pengukuran Ankle Brachial Index (ABI) dilakukan sebelum dan sesudah penelitian. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Shapiro-Wilk, Paired Sample t-Test, dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai ABI sebelum intervensi pada kelompok intervensi sebesar 1,336 dengan standar deviasi 0,196, sedangkan setelah intervensi rata-rata nilai ABI menjadi 1,316 dengan standar deviasi 0,176. Hasil uji Paired Sample t-Test pada kelompok intervensi menunjukkan nilai p = 0,570 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat perubahan nilai ABI yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian Buerger Allen Exercise. Pada kelompok kontrol diperoleh nilai p = 0,207 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat perubahan nilai ABI yang signifikan. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan rata-rata nilai ABI post-test kelompok intervensi sebesar 1,316 ± 0,176 dan kelompok kontrol sebesar 1,444 ± 0,134, dengan nilai p = 0,084 (p > 0,05). Dengan demikian, tidak terdapat perbedaan nilai ABI yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah penelitian dilakukan. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan Buerger Allen Exercise selama 6 hari pada penelitian ini belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan perfusi perifer yang diukur menggunakan Ankle Brachial Index (ABI) pada pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Ngaglik 1 Yogyakarta.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Eusebio Alreza Krisandena
Date Deposited: 21 Aug 2026 05:49
Last Modified: 21 Aug 2026 05:49
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3321

Available Versions of this Item

  • Pengaruh Buerger Allen Exercise Terhadap Peningkatan Perfusi Perifer Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Puskesmas Ngaglik 1 Yogyakarta. (deposited 21 Aug 2026 05:49) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item