Pengaruh Buerger Allen Exercise Terhadap Skor Ankle Brachial Index Pada Pasien Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Panti Rahayu Kelor, Gunungkidul, Yogyakarta

Setyaningrum, Apriliana Putri (2026) Pengaruh Buerger Allen Exercise Terhadap Skor Ankle Brachial Index Pada Pasien Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Panti Rahayu Kelor, Gunungkidul, Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH.

[img] Text
JUDUL.pdf

Download (415kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (225kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (423kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (310kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (191kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi vaskluar, salah satunya gangguan sirkulasi perifer. Ankle Brachial Index (ABI) merupakan salah satu indikator untuk menilai sirkulasi perifer, sedangkan Buerger Allen Exercise (BAE) merupakan latihan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu meningkatkan sirkulasi ektremitas bawah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh BAE terhadap ABI pada pasien diabates melitus tipe 2 di Rumah Sakit Panti Rahayu Kelor. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experiment dengan rancangan Pretest-Posttest With Control Group. Responden berjumlah 18 pasien yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing 18 responden. Kelompok intervensi diberikan BAE 2 kali sehari selama 4 hari dengan monitoring melalui Video Call Whatsapp, ABI diukur sebelum dan sesudah pada kedua kelompok. Pemberian leaflet diberikan pada kedua kelompok dan kelompok kontrol akan diajarkan BAE pada hari terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi terjadi peningkatan nilai median ABI dari 0.76 menjadi 0.78 dan ABI kiri dari 0.75 menjadi 0.78, sedangkan kelompok kontrol terjadi penurunan nilai median ABI kanan dari 0.77 menjadi 0.76 dan ABI kiri dari 0.77 menjadi 0.75. Namun secara statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan skor ABI sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi (p>0,05). Tidak terdapat perbedaan signifikan pada pengukuran pertama dan kedua kelompok kontrol (p>0,05). Uji Independent Samples T-test pada ABI kanan menunjukkan nilai p=0,0265 dan uji Mann-Whitney pada ABI kiri menunjukkan nilai p=0.019 (p>0,05), sehingga tidak ada perbedaan antara kedua kelompok . Saran: Perawat diharapkan mampu memberikan edukasi dan melakukan BAE dengan teknik yang benar serta memantau kemampuan pasien dalam melakukan latihan. Rumah Sakit diharapkan meningkatkan edukasi mengenai perawatan kaki dan latihan fisik, khususnya BAE. Peneliti selanjutnya disarankan melibatkan jumlah responden yang lebih besar, waktu dan frekuensi intervensi yang lebih optimal, melakukan pengawasan latihan secara langsung, serta mempertimbangkan faktor perancu seperti usia, lama menderita DM, kadar gula darah atau HbA1c diprolanis dan aktivitas fisik. Kata kunci: Ankel Brachial Index, Buerger Allen Exercise, diabetes melitus tipe 2

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Apriliana putri setyaningrum
Date Deposited: 21 Aug 2026 09:51
Last Modified: 21 Aug 2026 09:51
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3333

Actions (login required)

View Item View Item