Sihotang, Lina Misliana (2026) LAPORAN KARYA ILMIAH AKHIR NERS PENERAPAN EVIDENCE-BASED NURSING (EBN) LATIHAN BATUK EFEKTIF PADA LANSIA YANG MENGALAMI BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF DI TZU CHI HOSPITAL. Other thesis, STIKES PANTI RAPIH.
|
Text
Halaman Depan - Kata Pengantar.docx Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.docx Download (34kB) |
|
|
Text
BAB 2.docx Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 3.docx Restricted to Repository staff only Download (35kB) |
|
|
Text
BAB 4.docx Restricted to Repository staff only Download (41kB) |
|
|
Text
BAB 5.docx Restricted to Repository staff only Download (32kB) |
|
|
Text
Lampiran.docx Download (13MB) |
Abstract
Proses penuaan menyebabkan perubahan fisiologis pada sistem pernapasan, antara lain penurunan kekuatan otot pernapasan, melemahnya refleks batuk, serta berkurangnya kemampuan membersihkan sekret dari jalan napas. Kondisi tersebut dapat menyebabkan lansia mengalami masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif yang ditandai dengan batuk tidak efektif, sekret sulit dikeluarkan, sesak napas, perubahan frekuensi napas, dan penurunan kenyamanan bernapas. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi masalah tersebut adalah latihan batuk efektif. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan menggambarkan penerapan Evidence-Based Nursing (EBN) latihan batuk efektif pada lansia yang mengalami masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif di Tzu Chi Hospital. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Subjek dalam penerapan EBN ini adalah empat pasien lansia dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi latihan batuk efektif dilakukan selama tiga hari dengan frekuensi dua kali sehari, yaitu pagi dan siang hari. Sebelum latihan batuk efektif, pasien diberikan latihan napas dalam sebagai tahap persiapan, dan intervensi dilakukan setelah terapi inhalasi sesuai program terapi. Hasil penerapan menunjukkan adanya perbaikan bersihan jalan napas pada seluruh pasien, ditandai dengan batuk menjadi lebih efektif, sekret lebih mudah dikeluarkan, sesak napas berkurang, frekuensi napas menurun, saturasi oksigen meningkat, dan pola napas menjadi lebih teratur. Selama penerapan, pasien lansia usia 70 tahun ke atas membutuhkan waktu istirahat lebih sering, instruksi yang lebih sederhana dan berulang, serta pendampingan lebih intensif karena lebih mudah mengalami kelelahan saat melakukan latihan. Kesimpulan dari penerapan EBN ini adalah latihan batuk efektif dapat membantu memperbaiki bersihan jalan napas pada lansia. Penerapan intervensi perlu disesuaikan dengan kondisi, kemampuan, dan toleransi masing-masing pasien agar tetap aman dan efektif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S1 Profesi Ners > Gerontik/Lansia |
| Divisions: | Profesi Ners > |
| Depositing User: | Lina Misliana Sihotang |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 01:41 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 01:42 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3152 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

