Purwanti, Wiji (2026) Hubungan Durasi Screen Time dengan Kejadian Wasting pada Anak Balita Usia 25-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Danurejan I. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.
|
Text
HALAMAN DEPAN - KATA PENGANTAR.pdf Download (559kB) |
|
|
Text
BAB 1 .pdf Download (197kB) |
|
|
Text
BAB 2 .pdf Restricted to Repository staff only Download (434kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (364kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (377kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (197kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN .pdf Download (916kB) |
Abstract
Latar Belakang: Prevalensi wasting di Kota Yogyakarta mencapai 7,7%, dengan cakipan tertinggi di Puskesmas Danurejan I (7,49%). Kebiasaaan screen time berlebih diduga memicu gangguan perilaku makan dan berdampak pada asupan gizi serta status gizi balita. Tujuan: Menganalisis hubungan antara durasi screen time dengan kejadian wasting pada balita usia 25-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Danurejan I. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2026. Sampel berjumlah 111 balita yang dipilih secara consecutive sampling. Data durasi screen time dan karakteristik diperoleh melalui wawancara kuesioner, status gizi (skor-z BB/TB) diukur dengan instrumen antropometri dan diolah menggunakan software WHO Anthro, serta asupan zat gizi makro diukur menggunakan SQ-FFQ. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan korelasi Spearman. Hasil: Mayoritas balita berusia 25-47 bulan (55,9%), berjenis kelamin perempuan (51,4%), memiliki ibu berpendidikan rendah (71,2%) dan tidak bekerja (54,0%). Sebagian besar balita tidak mengalami wasting (93,8%), namun mayoritas memiliki durasi screen time tinggi (67,6%) dengan dengan nilai median 90 menit/hari. Uji statistik Spearman menunjukan tidak ada hubungan signifikan antara durasi screen time dengan kejadian wasting (p=0,532; r=0,060). Namun, ditemukan hubungan positif antara tingkat kecukupan lemak dengan skor-z BB/TB balita (p=0,044; r= 0,191) . Kesimpulan: Durasi screen time tidak berhubungan langsung dengan kejadian wasting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Danurejan I, tetapi kecukupan asupan lemak berhubungan terhadap status gizi balita. Kata kunci: Durasi screen time, kejadian wasting, balita usia 25-59 bulan, Puskesmas Danurejan 1
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | S1 Gizi > Ilmu Gizi Terapan |
| Divisions: | Prodi S1 Gizi |
| Depositing User: | Wiji Purwanti . |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 04:13 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 04:13 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3230 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

