Hilarius Gilang Putra Anggono, Gilang (2026) Pengaruh Terapi Tertawa Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Abiyoso Yogyakarta. Undergraduate thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta.
|
Text
Halaman Depan.pdf Download (671kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (315kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (517kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (371kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (485kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (295kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (3MB) |
Abstract
Lansia adalah individu yang berusia diatas 60 tahun keatas, yang mengalami proses penuaan alami berupa penurunan fungsi fisik dan kognitif serta meningkatnya risiko penyakit salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit yang sering dialami lansia akibat penurunan elastisitas pembuluh darah serta peningkatan resistensi perifer. Seiring berjalannya waktu penderita hipertensi semakin meningkat. Balai Pelayanan Sosisal Tresna Werdha yang merupakan salah satu pelayanan sosial dari DIY memiliki 55,8% penderita lansia hipertensi. Dalam pengendaliannya hipertensi bisa diatasi dengan berbagai pendekatan yaitu terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu pendekatan terapi nonfarmakologis dalam pengendalian hipertensi adalah terapi tertawa yang berpotensi mampu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Penelitian dilakukan dengan desain quasi experimental non-equivalent pretest-posttes pada 30 lansia hipertensi yang menggunakan total sampling dan dibagi menjadi dua kelompok serta pemilihan kedua kelompok dilakukan secara non acak. Kelompok intervensi diberikan terapi tertawa 1 kali per minggu selama 3 minggu, masing-masing selama 15 menit. Hasil analisis uji Wilcoxon pada kelompok intervensi menunjukan penurunan signifikan tekanan darah sistolik p=0,001 (p<0,05), dan analisis uji Paired t Test pada tekanan diastolik p=0,040 (p<0,05). Hasil uji beda Mann Whitney menunjukan perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol pada tekanan darah sistolik p=0,001 (p<0,05) dan diastolik p=0,000 (p<0,05). Kesimpulan ada pengaruh terapi tertawa terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Diharapkan terapi tertawa dapat dijadikan sebagai program rutin nonfarmakologis pada kelompok lansia hipertensi di BPSTW unit Abiyoso Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Hilarius Gilang Putra |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 03:49 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 03:49 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2782 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

