Hubungan Diabetes Self-Management dengan Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta

Anitasari, Anitasari (2026) Hubungan Diabetes Self-Management dengan Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Undergraduate thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta.

[img] Text
lembar pengesahan-kata pengantar.pdf

Download (368kB)
[img] Text
lembar pengesahan-kata pengantar.pdf

Download (368kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (150kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (381kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (236kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (197kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (109kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu strategi utama dalam pengendalian penyakit ini adalah dengan menerapkan diabetes self-management, tingkat pengendalian glikemik pada pasien diabetes melitus tipe 2 umumnya dinilai melalui kadar hemoglobin glikosilat (HbA1c), yang mencerminkan rata-rata kadar glukosa darah dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara diabetes self-management dengan HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari pasien diabetes melitus tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi. Data diabetes self-management instrumen (DSMI), sedangkan kadar HbA1c diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium. Analisis hubungan antara variabel dilakukan menggunakan korelasi Spearman. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai r -0,042 dengan p-value 0,726, yang menandakan tidak terdapat hubungan yang signifikan anatara diabetes self-management dan kadar HbA1c. Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara diabates self-management dengan kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan peningkatan edukasi pendampingan self-management secara berkelanjutan serta penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan faktor lain yang dapat memengaruhi kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2. Kata kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Diabetes Self-management, HbA1c

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Anitasari . .
Date Deposited: 19 Feb 2026 05:03
Last Modified: 19 Feb 2026 05:03
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2919

Actions (login required)

View Item View Item