Veronica Mala Novita, Mala (2026) PENGARUH FOOT MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DUSUN TAMBAKREJO NGAGLIK SLEMAN. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH.
|
Text
HALAMAN DEPAN.pdf Download (654kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (621kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (590kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (127kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (240kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Proses penuaan menyebabkan berbagai perubahan fisiologis pada sistem kardiovaskular yang meningkatkan risiko terjadinya hipertensi pada lansia. Di Dusun Tambakrejo, Ngaglik, Sleman, prevalensi hipertensi pada lansia tergolong tinggi (43,55%), namun penatalaksanaannya masih didominasi terapi farmakologis dan banyak lansia yang tidak rutin mengkonsumsi obat. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi non farmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif, salah satunya adalah foot massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi foot massage terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Dusun Tambakrejo. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain Randomized Control Trial (RCT) dengan pendekatan pretest–posttest with control group design. Sampel penelitian berjumlah 30 lansia hipertensi yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan terapi foot massage selama tiga hari berturut-turut dengan durasi ±30 menit, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi. Tekanan darah sistolik dan diastolik diukur sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi menggunakan uji Repeated Measures ANOVA menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik yang bermakna secara statistik (p < 0,05). Sementara itu, analisis tekanan darah diastolik kelompok intervensi menggunakan uji Friedman juga menunjukkan perbedaan bermakna (p < 0,05). Uji Wilcoxon Signed Rank Test pada kelompok intervensi menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara pengukuran sebelum dan sesudah intervensi baik pada tekanan darah sistolik maupun diastolik (p < 0,05). Pada kelompok kontrol, uji Friedman menunjukkan perbedaan bermakna pada pengukuran post hari ke-3 (p < 0,05), namun uji Wilcoxon pada perbandingan pre–post awal tidak menunjukkan perbedaan bermakna (p > 0,05). Perubahan tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor eksternal, bukan efek intervensi. Analisis perbandingan antar kelompok menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol setelah tiga hari, baik pada tekanan darah sistolik (p = 0,028) maupun diastolik (p = 0,019). Hasil ini membuktikan bahwa terapi foot massage efektif menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Kata Kunci : Foot Massage, Hipertensi, Terapi Komplementer
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Veronica Mala Novita |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 07:34 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 07:34 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2934 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

