Irmarosita, Ursula Oktiana (2026) Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Efikasi Diri dan Perilaku Perawatan Diri pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Panti Nugroho Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH.
|
Text
Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (508kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (757kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (946kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (478kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (383kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (2MB) |
Abstract
INTISARI Nama : Ursula Oktiana Irmarosita NPM : 202543069 Judul : Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Efikasi Diri dan Perilaku Perawatan Diri pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Panti Nugroho Yogyakarta Tanggal Ujian : Agustus 2026 Pembimbing : Ibu Dr. Theresia Titin Marlina, Ns., M.Kep Jumlah Pustaka : 74 (1956-2025) Jumlah Halaman : xiv, 108 halaman, tabel, lampiran Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan secara berkelanjutan. Pengelolaan diabetes tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan pasien, tetapi juga efikasi diri dan perilaku perawatan diri. Berdasarkan studi pendahuluan, jumlah kunjungan pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Panti Nugroho Yogyakarta mengalami peningkatan dari tahun 2023 sampai tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan efikasi diri dan perilaku perawatan diri pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Rumah Sakit Panti Nugroho Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 85 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ) Bahasa Indonesia 23 untuk mengukur tingkat pengetahuan, Diabetes Management Self-Efficacy Scale (DMSES) untuk mengukur efikasi diri, dan Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) untuk mengukur perilaku perawatan diri. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan median tingkat pengetahuan responden sebesar 65,22 dengan nilai minimum-maksimum 47,83–82,61. Median efikasi diri sebesar 124,00 dengan nilai minimum-maksimum 77–169, sedangkan median perilaku perawatan diri sebesar 65,00 dengan nilai minimum-maksimum 18–99. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan efikasi diri dengan nilai koefisien korelasi r = -0,207 dan p = 0,057 (p > 0,05). Hasil uji korelasi Spearman antara tingkat pengetahuan dengan perilaku perawatan diri juga menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai r = 0,126 dan p = 0,251 (p > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan efikasi diri maupun perilaku perawatan diri pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Rumah Sakit Panti Nugroho Yogyakarta. Peningkatan pengetahuan perlu disertai dengan upaya untuk meningkatkan efikasi diri, keterampilan, motivasi, serta dukungan dalam melakukan perawatan diri secara konsisten. Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Pengetahuan, Efikasi Diri, Perilaku Perawatan Diri
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Ursula Oktiana Irmarosita |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:44 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:44 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3169 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

