Mareta Tri Handayani, Maret (2026) Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Hidup Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kelurahan Tlogoadi Mlati Sleman Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.
|
Text
Halaman Awal.pdf Download (450kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (23kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (377kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (217kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (256kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (5MB) |
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi baik secara global (33%) maupun di Indonesia (30,8%), dan berdampak pada kondisi psikologis penderita berupa kecemasan yang dapat memperburuk tekanan darah serta menurunkan kualitas hidup. Di wilayah Tlogoadi, Mlati, Sleman, kasus hipertensi terus meningkat namun aspek psikologisnya belum banyak diskrining, sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 156 responden yang dipilih melalui simple random sampling, menggunakan kuesioner DASS 21 untuk kecemasan dan WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup, dianalisis dengan uji Somers' d. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan, berusia 56–65 tahun, dan berstatus menikah. Tingkat kecemasan responden tersebar cukup merata, dengan kategori normal (28,8%) dan sedang (29,5%) paling dominan, sementara kualitas hidup secara umum berada pada kategori sedang (67,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tingkat kecemasan berhubungan signifikan dengan kualitas hidup domain fisik (Somers' d = -0,332; p<0,001) dan domain psikologis (Somers' d = -0,517; p<0,001), dengan arah korelasi negatif yaitu semakin tinggi kecemasan maka semakin rendah kualitas hidup pada kedua domain tersebut, namun tidak ditemukan hubungan signifikan pada domain hubungan sosial dan lingkungan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kecemasan berperan penting dalam menurunkan kualitas hidup penderita hipertensi terutama pada aspek fisik dan psikologis, sehingga penanganan hipertensi perlu bersifat holistik dengan mengintegrasikan manajemen kecemasan, tidak hanya berfokus pada terapi farmakologis, guna meningkatkan kualitas hidup penderita secara menyeluruh. Kata kunci : kecemasan, kualitas hidup, hipertensi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan |
| Divisions: | Prodi S1 Keperawatan |
| Depositing User: | Mareta Tri Handayani |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 08:18 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 08:18 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3179 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

