HUBUNGAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN STATUS GIZI PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA

Setyaningrum, Novita Dhini (2026) HUBUNGAN LAMA HEMODIALISIS DENGAN STATUS GIZI PADA PASIEN HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.

[img] Text
Abstrak_Novita Dhini S.pdf

Download (727kB)
[img] Text
Bab 1_Novita Dhini S.pdf

Download (283kB)
[img] Text
Bab 2_Novita Dhini S.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (540kB)
[img] Text
Bab 3_Novita Dhini S.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)
[img] Text
Bab 4_Novita Dhini S.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (321kB)
[img] Text
Bab 5_Novita Dhini S.pdf

Download (229kB)
[img] Text
Daftar Pustaka dan Lampiran_Novita Dhini S.pdf

Download (5MB)

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan penurunan fungsi ginjal progresif yang pada tahap lanjut memerlukan terapi pengganti ginjal, salah satunya hemodialisis. Hemodialisis dapat memengaruhi status gizi melalui kehilangan zat gizi, peningkatan katabolisme, inflamasi, asidosis, dan uremia yang dapat menurunkan nafsu makan, asupan energi dan protein, serta massa otot sehingga meningkatkan risiko malnutrisi. Lama menjalani hemodialisis diduga berhubungan dengan penurunan status gizi pasien. Tujuan: Menganalisis hubungan lama hemodialisis dengan status gizi pada pasien hemodialisis di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta, serta mengidentifikasi karakteristik responden, lama hemodialisis, dan status gizi pasien. Metode: Penelitian deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 84 pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis rutin lebih dari 12 bulan dengan teknik consecutive sampling. Status gizi dinilai menggunakan instrumen Dialysis Malnutrition Score (DMS), sedangkan lama hemodialisis diperoleh melalui kuesioner. Analisis hubungan menggunakan uji Korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil: Responden didominasi laki-laki (64,3%), lansia (53,6%), berpendapatan rendah (57,1%), dan memiliki hipertensi sebagai penyakit penyerta terbanyak (45,2%). Sebanyak 71,4% responden telah menjalani hemodialisis lebih dari 5 tahun. Status gizi sebagian besar mengalami malnutrisi ringan (51,2%), diikuti status gizi baik (33,3%) dan malnutrisi berat (15,5%). Uji Spearman menunjukkan nilai korelasi 0,545 dengan p-value 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan hubungan signifikan dengan kekuatan sedang. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara lama hemodialisis dengan status gizi pasien hemodialisis di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Semakin lama pasien menjalani hemodialisis, semakin besar kecenderungan mengalami status gizi yang lebih buruk atau malnutrisi. Saran : Bagi peneliti selanjutnya dan rumah sakit, disarankan untuk mempertimbangkan faktor yang memengaruhi status gizi serta melakukan pemantauan status gizi secara berkala guna mendeteksi risiko malnutrisi dan memberikan intervensi yang tepat. Kata kunci : Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisis, Lama Hemodialisis, Status Gizi, Dialysis Malnutrition Score (DMS).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: S1 Gizi > Diet
Divisions: Prodi S1 Gizi > Diet
Depositing User: Novita Dhini Setyaningrum
Date Deposited: 19 Aug 2026 02:05
Last Modified: 19 Aug 2026 02:05
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3248

Actions (login required)

View Item View Item