EFEKTIVITAS AROMATERAPI *PEPPERMINT OIL* TERHADAP INTENSITAS NYERI PASIEN POST OPERASI DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI RINI YOGYAKARTA

Purnama Sari, Maria Diaz (2026) EFEKTIVITAS AROMATERAPI *PEPPERMINT OIL* TERHADAP INTENSITAS NYERI PASIEN POST OPERASI DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI RINI YOGYAKARTA. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.

[img] Text
JUDUL.pdf

Download (920kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (364kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (850kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (440kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (759kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (354kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (382kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)
[img] Text
UJI TUNITIN.pdf

Download (56kB)

Abstract

Nyeri merupakan salah satu masalah yang sering dialami pasien setelah tindakan operasi dan dapat memengaruhi kenyamanan serta proses pemulihan. Penatalaksanaan nyeri tidak hanya dilakukan melalui terapi farmakologis, tetapi juga dapat didukung dengan terapi komplementer, salah satunya aromaterapi peppermint oil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aromaterapi peppermint oil terhadap intensitas nyeri pasien post operasi di ruang rawat inap RS Panti Rini Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain two group pretest– posttest. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang terdiri atas 25 responden kelompok intervensi dan 25 responden kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pengukuran. Data yang tidak berdistribusi normal dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test untuk mengetahui perbedaan skor nyeri sebelum dan sesudah pada masing-masing kelompok serta Mann–Whitney U Test untuk mengetahui perbedaan selisih penurunan skor nyeri antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi median skor intensitas nyeri menurun dari 5,00 (4,00–5,00) menjadi 3,00 (2,00–3,00) dengan p-value < 0,001. Pada kelompok kontrol median skor nyeri menurun dari 5,00 (4,00–5,00) menjadi 4,00 (4,00–5,00) dengan p-value = 0,003. Hasil Mann–Whitney U Test menunjukkan median selisih skor nyeri kelompok intervensi sebesar 2,00 (1,00–2,00) dengan mean rank 37,46, sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,00 (0,00–1,00) dengan mean rank 13,54. Diperoleh nilai Z = -6,225 dan p-value < 0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada penurunan skor intensitas nyeri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aromaterapi peppermint oil efektif sebagai terapi komplementer dalam membantu menurunkan intensitas nyeri pasien post operasi di ruang rawat inap RS Panti Rini Yogyakarta. Tenaga kesehatan diharapkan dapat mempertimbangkan penggunaan aromaterapi peppermint oil sebagai terapi pendamping dalam manajemen nyeri pasien post operasi dengan tetap memperhatikan kondisi klinis pasien dan standar prosedur yang berlaku. Kata kunci: aromaterapi peppermint oil, intensitas nyeri, pasien post operasi, terapi komplementer

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Maria Diaz Purnama Sari
Date Deposited: 19 Aug 2026 03:21
Last Modified: 19 Aug 2026 03:21
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3268

Actions (login required)

View Item View Item