Matilda Dhini Mahanani, Dhini (2026) ANALISIS PENERAPAN KOMPRES DINGIN TERHADAP RISIKO PERDARAHAN PADA PASIEN PCI DI RUANG HCU TZU CHI HOSPITAL JAKARTA. Undergraduate thesis, STIKES PANTI RAPIH YOGYAKARTA.
|
Text
HALAMAN DEPAN FIX DINI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 (1).pdf Download (80kB) |
|
|
Text
BAB 2 (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (100kB) |
|
|
Text
BAB 3 (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (74kB) |
|
|
Text
BAB 4 (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (175kB) |
|
|
Text
BAB 5 (1).pdf Download (13kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN-DINI.pdf Download (599kB) |
Abstract
Pasien post Percutaneous Coronary Intervention (PCI) memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi vaskular berupa perdarahan dan hematoma pada lokasi akses femoralis akibat tindakan invasif serta penggunaan antikoagulan dan antiplatelet. Perdarahan pasca PCI dapat meningkatkan risiko komplikasi lanjutan dan memperpanjang masa perawatan apabila tidak ditangani secara optimal. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk mencegah komplikasi tersebut adalah pemberian kompres dingin.Tujuan penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) ini adalah Mengetahui pengaruh pemberian kompres dingin terhadap penurunan risiko perdarahan pada pasien pasca PCI di Ruang HCU Tzu Chi Hospitals. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap empat pasien post PCI, yang terdiri dari dua pasien dengan intervensi kompres dingin dan dua pasien tanpa kompres dingin. Intervensi kompres dingin diberikan pada area akses femoralis sesuai dengan prosedur keperawatan yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi klinis menggunakan klasifikasi Bleeding Academic Research Consortium (BARC) untuk penilaian derajat perdarahan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pasien yang diberikan kompres dingin tidak mengalami perdarahan maupun hematoma (BARC 0 dan Grade 0) selama periode observasi. Sebaliknya, pada pasien yang tidak diberikan kompres dingin ditemukan perdarahan ringan hingga sedang (BARC 1 dan BARC 2). Temuan ini menunjukkan bahwa kompres dingin berperan dalam mempertahankan hemostasis dan menurunkan risiko komplikasi vaskular pasca PCI. Kompres dingin dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan bermanfaat dalam pencegahan komplikasi vaskular berupa perdarahan dan hematoma pada pasien post PCI. Kata Kunci : kompres dingin, perdarahan post PCI, hematoma,
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | STIKes Panti RApih Yogyakarta > Profesi Ners |
| Divisions: | Profesi Ners > |
| Depositing User: | MATILDA DHINI MAHANANI |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 02:48 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 02:48 |
| URI: | http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/2950 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

