Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil dengan Perilaku Pencegahan Stunting Di Puskesmas Pakem Sleman Yogyakarta

Teodora Luisia Hong, Teodora (2026) Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil dengan Perilaku Pencegahan Stunting Di Puskesmas Pakem Sleman Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKes Panti Rapih Yogyakarta.

[img] Text
Halaman Depan - Kata Pengantar.pdf

Download (435kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (345kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (462kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (501kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (382kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (329kB)
[img] Text
Lampirann.pdf

Download (3MB)

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk gangguan pertumbuhan jangka panjang akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Masa ini dikenal sebagai periode emas (golden period) karena merupakan fase krusial dalam pembentukan organ-organ penting seperti otak, sistem imun, dan saraf pusat. Oleh karena itu, pencegahan stunting perlu dilakukan sedini mungkin melalui peningkatan pengetahuan dan perilaku kesehatan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan perilaku pencegahan stunting di Puskesmas Pakem Sleman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 44 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan sebanyak 20 item dan kuesioner perilaku pencegahan stunting sebanyak 20 item. Kedua instrumen telah melalui uji validitas isi oleh 3 ahli (expert) dan dinyatakan layak digunakan sebagai alat pengumpulan data.Hasil analisis univariat memberikan penjelasan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 24 responden (54,5%), diikuti kategori baik sebanyak 13 responden (29,5%), dan kategori kurang sebanyak 7 responden (15,9%). Perilaku pencegahan stunting menunjukkan distribusi yang seimbang, yaitu masing- masing 22 responden (50,0%) dalam kategori positif dan negatif. Analisis bivariat memberikan penjelasan bahwa uji Chi-Square tidak memenuhi asumsi karena terdapat sel dengan expected count kurang dari lima, sehingga digunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil uji menunjukkan nilai p = 0,003 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil dengan perilaku pencegahan stunting. Semakin baik tingkat pengetahuan, semakin besar kecenderungan penerapan perilaku pencegahan secara positif. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar ibu hamil meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan stunting sejak masa kehamilan serta tenaga kesehatan terus memberikan edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan konseling selama pemeriksaan antenatal care (ANC). Kata kunci: Ibu Hamil, Pengetahuan, Perilaku, Stunting.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Teodora Luisia Hong
Date Deposited: 18 Aug 2026 04:14
Last Modified: 18 Aug 2026 04:14
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3162

Actions (login required)

View Item View Item