Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Post Partum dengan Keberhasilan Menyusui di Ruang CB3KK Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta

Dhamayanti, Christiana Rita (2026) Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Post Partum dengan Keberhasilan Menyusui di Ruang CB3KK Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Undergraduate thesis, STIKES Panti Rapih.

[img] Text
Cover.pdf

Download (591kB)
[img] Text
bab 1.pdf

Download (296kB)
[img] Text
bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (448kB)
[img] Text
bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (382kB)
[img] Text
bab 5.pdf

Download (286kB)
[img] Text
lampiran.pdf

Download (1MB)
[img] Text
bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (472kB)

Abstract

INTISARI Nama : Rita Christiana Dhamayanti NIM : 202543034 Judul : Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Post partum Dengan Keberhasilan Menyusui Di Ruang CB3KK Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta Tanggal Ujian : 13 Agustus 2026 Pembinbing : 1. Agnes Mahayanti, Ns, M.Kep 2. Ns Riski Wulandari, M.Kep., Sp.Kep.M Jumlah Pustaka 43 pustaka (tahun 2020-2026) Jumlah Halaman : i-ix, 61 halaman, tabel, lampiran Indonesia belum mencapai target nasional pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sebesar 80%, sehingga keberhasilan menyusui masih menjadi perhatian dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan keberhasilan menyusui adalah kondisi psikologis ibu post partum, khususnya kecemasan. Kecemasan dapat memengaruhi kondisi fisiologis dan proses laktasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu post partum dengan keberhasilan menyusui di Ruang Carolus Borromeus 3 Kebidanan dan Kandungan (CB3KK) Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 13 responden yang dipilih menggunakan accidental sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS), sedangkan keberhasilan menyusui diukur menggunakan LATCH Scoring System. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Sebanyak 53,8% responden tidak mengalami gejala kecemasan dan 46,2% mengalami kecemasan ringan–sedang. Sebagian besar responden (76,9%) belum berhasil menyusui. Uji Spearman menunjukkan koefisien korelasi −0,364 dengan p-value 0,221, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan keberhasilan menyusui. Saran: Perawat dan tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan pendampingan, edukasi teknik menyusui, dan konseling laktasi secara berkelanjutan. Peneliti selanjutnya disarankan menggunakan sampel yang lebih besar dan mempertimbangkan faktor lain yang berkaitan dengan keberhasilan menyusui. Kata kunci: ibu postpartum, keberhasilan menyusui, kecemasan, LATCH, PASS.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: STIKes Panti RApih Yogyakarta > Sarjana Keperawatan
Divisions: Prodi S1 Keperawatan
Depositing User: Rita Christiana Dhamayanti
Date Deposited: 18 Aug 2026 08:44
Last Modified: 18 Aug 2026 08:44
URI: http://repository.stikespantirapih.ac.id/id/eprint/3211

Actions (login required)

View Item View Item